| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%
FOKUS /

Bagi-bagi sertifikat ala Jokowi (2)

Kamis, 15 Maret 2018 / 13:51 WIB

Bagi-bagi sertifikat ala Jokowi (2)
ILUSTRASI. Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Masyarakat
Berita Terkait


Sebelumnya: Bagi-bagi sertifikat ala Jokowi (1): Mesti Komprehensif Biar Hasilnya Lebih Sip

Bagi Sertifikat Biar Penerima Naik Derajat

Hobi blusukan sudah menjadi ciri khas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setiap kali berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia, Presiden ketujuh Republik Indonesia itu selalu menyempatkan diri untuk meninjau dan meresmikan berbagai proyek. Tak lupa, melakukan interaksi langsung dengan masyarakat.

Salah satu kebiasaan menonjol dari Jokowi saat bertatap muka dengan masyarakat adalah membagi-bagikan sepeda. Masyarakat yang berkesempatan untuk satu panggung dengannya kerap diajukan pertanyaan. Jika jawabannya benar, hadiah sepeda sudah menanti bagi yang beruntung.

Selain bagi-bagi sepeda, kebiasaan lain yang dilakoni Presiden saat berkunjung ke daerah adalah membagi-bagikan sertifikat tanah. Bukan hanya kepada masyarakat, tapi juga sertifikat tanah wakaf yang digunakan untuk mendirikan rumah ibadah maupun tempat yang terkait dengan kegiatan keagamaan.

Paling anyar, saat Jokowi membagikan 17 sertifikat tanah wakaf kepada pengurus masjid, mushala, serta surau di Masjid Raya Sumatra Barat, Padang, Sumatra Barat (Sumbar) 9 Februari 2018 kemarin.

Tahun lalu, di provinsi ini pemerintah membagikan 221 sertifikat tanah wakaf dengan total luas 423.110 meter persegi (m2). Tahun ini, tutur Sofyan A. Djalil, targetnya juga sama dengan tahun 2017.

Dua hari sebelumnya, Sofyan yang kini menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), ikut mendampingi Jokowi dalam acara serupa.

Di Kabupaten Dharmas-raya, Sumbar, Jokowi membagikan 4.000 sertifikat tanah ke masyarakat. Kepemilikannya paling banyak di Dharmasraya, yakni 3.000 sertifikat. Sisanya tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumbar.

Dari berbagai seremoni yang digelar Jokowi, acara bagi-bagi sertifikat yang paling wah berlangsung akhir tahun lalu. Pada 23 dan 28 Desember 2017, tak kurang dari 1.786.144 sertifikat tanah dibagikan kepada masyarakat di 12 provinsi.

Target lebih ambisius

Perhelatan itu sekaligus menandai pencapaian kinerja Kementerian ATR/BPN. Hingga akhir tahun lalu, kementerian ATR/BPN telah melakukan pemetaan, pengukuran, dan pendaftaran sebanyak 5.220.509 bidang tanah.

Sementara sertifikat tanah yang diterbitkan mencapai 4,2 juta bidang. Ini setara dengan 82% dari target yang dipatok sebelumnya. Meski tidak mencapai target, realisasi tersebut cukup mengejutkan.

Pasalnya, berdasar catatan KONTAN, hingga pertengahan Oktober 2017, untuk program legalisasi aset, BPN baru mengeluarkan 1,7 juta sertifikat tanah.


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih, Ragil Nugroho, Tedy Gumilar
Editor: Mesti Sinaga

SERTIFIKASI TANAH

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0029 || diagnostic_api_kanan = 0.0494 || diagnostic_web = 0.2537

×