kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.552
  • SUN103,81 -0,11%
  • EMAS609.032 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%
FOKUS /

Antara janji, mimpi dan realisasi Jokowi (1)

Rabu, 01 November 2017 / 14:35 WIB

Antara janji, mimpi dan realisasi Jokowi (1)

Perbaikan iklim berusaha dan investasi juga tak lepas dari sorotan ekonom. Meski implementasi paket kebijakan ekonomi berjalan relatif lambat, namun Lana menilai pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam membenahi persoalan ini.

Ia menyebut upaya reformasi proses perijinan dan investasi yang bisa memperbaiki daya saing Indonesia sebagai contohnya.

Pengakuan soal kinerja pemerintah, kata Lana, salah satunya bisa dilihat dari perbaikan peringkat Ease of Doing Business index 2017. Yang bisa menjadi pegangan, indeks ini dibikin oleh Bank Dunia dengan parameternya sendiri. Hasilnya, Ease of Doing Business index 2017 Indonesia naik 15 tingkat dari 106 menjadi 91.

Namun masih ada beberapa persoalan serius yang harus dipecahkan di sisa dua tahun kekuasaan Jokowi-JK. Persoalan lainnya, orientasi ke pembangunan infrastruktur membuat efeknya ke perputaran ekonomi lebih lambat. Apalagi, mekanisasi di banyak proyek besar membutuhkan jumlah pekerja yang lebih sedikit daripada sebelumnya.

Di sisi lain, berbagai program pemberian bantuan sosial yang digelar pemerintah secara non tunai juga belum memberikan efek yang cukup signifikan terhadap perekonomian.

Penerima bantuan hanya bisa membeli barang di gerai yang sudah ditentukan. Dana itu lalu mengalir ke pedagang besar dan masuk ke sistem perbankan. “Tapi oleh bank bukan disalurkan sebagai kredit tapi dibelikan obligasi,” tandas Lana.

Ini berbeda dengan mekanisme bantuan sosial secara tunai. Penerima bantuan bisa berbelanja di mana saja, termasuk warung-warung kecil di sekitarnya. Pedagang-pedagang kecil itu lantas berbelanja barang ke pasar. Dus, aktivitas ekonomi di tingkat bawah bergerak lebih dinamis.

Strategi belanja yang berfokus pada multiflier effect lainnya juga bisa ditempuh pemerintah. Misalnya, Lana memberikan catatan terhadap larangan menggelar rapat di hotel bagi lembaga dan kementerian.


Reporter Arsy Ani Sucianingsih, Ragil Nugroho, Tedy Gumilar
Editor : Mesti Sinaga

EVALUASI KINERJA JOKOWI

Berita terbaru Fokus

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]