kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%
FOKUS /

Transaksi tunai di atas Rp 100 juta akan dilarang (1): Amunisi baru berangus korupsi

Senin, 04 Juni 2018 / 18:45 WIB

Transaksi tunai di atas Rp 100 juta akan dilarang (1): Amunisi baru berangus korupsi
ILUSTRASI. Uang Tunai di Pusat Penyimpanan Uang di Kantor BRI



Berita Terkait

 

 ◆ Analisis Dahulu Sebelum Menolak Transaksi Tunai Nasabah

Kelak, perbankan punya pekerjaan tambahan, seiring rencana pemerintah membatasi transaksi dengan menggunakan uang tunai. Dalam Rancangan Undang-Undang tentang Pembatasan Transaksi Uang Kartal (RUU PTUK) yang masih tahap penggodokan, maksimal transaksi yang boleh menggunakan uang tunai adalah sebesar Rp 100 juta.

Nah, demi memuluskan penerapan aturan main ini, pemerintah juga menuntut peran aktif penyedia jasa keuangan (PJK) termasuk perbankan. Sebab, transaksi tunai di atas Rp 100 juta masih boleh untuk pembayaran tertentu, tetapi ada syaratnya.

RUU PTUK menyebutkan, PJK wajib meminta informasi mengenai identitas diri, sumber dana, tujuan transaksi, dan dokumen pendukung dari setiap orang yang bertransaksi tunai di atas Rp 100 juta. Mereka harus mengetahui setiap orang yang melakukan transaksi tunai tersebut, apakah bertindak untuk diri sendiri atau atas nama orang lain.

Jika setiap orang tidak memenuhi kewajiban untuk memberikan informasi yang benar, PJK berhak menolak transaksi itu. Begitu juga kalau PJK meragukan kebenaran informasi yang diberikan setiap orang. Bank Indonesia (BI) bisa menjatuhkan sanksi administratif atas PJK yang melanggar ketentuan itu.

Santoso, Direktur Bank Central Asia (BCA), mengatakan, selama ini bank memang sudah diwajibkan untuk memberikan laporan terhadap setiap transaksi yang diminta oleh Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). “Hanya bedanya, dalam RUU yang saat ini lagi disusun batasannya Rp 100 juta. Kalau yang sekarang lebih dari itu,” ujarnya.

Soal wewenang menolak transaksi yang diduga mencurigakan, menurut Santoso, selama ini perbankan hanya wajib melaporkannya saja tapi tidak menolak transaksi.

Sebab, dia bilang, bank tidak bisa langsung memutuskan menolak transaksi nasabah. “Sebelum sampai ke situ, tentu kami harus analisis dulu profil nasabah seperti apa,” katanya.

Kendati banyak ketentuan baru yang menuntut peran lebih bank dalam pembatasan transaksi tunai, Santoso melihat, rencana kebijakan itu akan membawa dampak positif kepada industri perbankan di tanah air. “Pemberlakuan aturan tersebut akan meningkatkan transaksi nontunai,” imbuh dia.

Santoso berpendapat, tidak mudah mewujudkan less cash society atawa masyarakat yang menggunakan instrumen nontunai dalam kegiatan ekonominya, terutama di daerah pedesaan. “Tapi, dengan RUU ini bisa mendorong ke arah sana,” ucapnya.

Lani Darmawan, Direktur Bisnis Konsumer Bank CIMB Niaga, juga punya pandangan yang sama. Saat ini, nasabah CIMB Niaga sudah melakukan 93% transaksi di luar kantor cabang atau secara elektronik. Bahkan, untuk nasabah ritel mencapai 98% atau bertambah 3% dari tahun sebelumnya.

Bagi bank, pembatasan transaksi tunai juga bagus dari sisi biaya operasional yang bakal lebih efisien. Soalnya, biaya transaksi elektronik jauh lebih murah dibanding transaksi via cabang.

Yang jelas, Lani menambahkan, aturan main tersebut akan menghasilkan peralihan dari tunai ke nontunai. Sekarang, persentase transaksi nontunai CIMB Niaga sudah lumayan tinggi, diharapkan bisa naik 2% lagi.           

Berikutnya:  Transaksi tunai di atas  Rp 100 juta akan dilarang (1); Yang gede sih siap, yang kecil nanti dulu

Artikel ini sebelumnya sudah dimuat di Laporan Utama Tabloid KONTAN edisi  30 April - 6 Mei 2018. Artikel berikut data dan infografis selengkapnya silakan klik link berikut:  "Amunisi Baru untuk Memberangus Korupsi"

 

 


Reporter: Havid Vebri, Merlinda Riska, Ragil Nugroho
Editor: Mesti Sinaga

PEMBATASAN TRANSAKSI TUNAI

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0486 || diagnostic_web = 0.2964

Close [X]
×