kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%
FOKUS /

Peta konglomerasi pasca 20 tahun reformasi (1): Cakar bisnis naga kian menancap

Selasa, 03 Juli 2018 / 19:54 WIB

Peta konglomerasi pasca 20 tahun reformasi (1): Cakar bisnis naga kian menancap
ILUSTRASI. Pabrik Chandra Asri Petrochemical



Berita Terkait

Hari berganti, tahun berlalu, dua dasawarsa terlewati. Hari-hari kelam Indonesia yang tercatat sebagai tonggak reformasi pada 1998 lalu, kini bersemayam rapi di buku-buku sejarah. Banyak

perubahan terjadi sejak reformasi yang usianya sudah 20 tahun, terutama perubahan dalam bidang ekonomi.

Di awal reformasi berdengung, ekonomi Indonesia compang-camping diterpa krisis. Pelaku usaha bertumbangan, lantaran banyak yang bangkrut tak punya modal.

Sebagian meminta perlindungan pemerintah lewat bantuan keuangan alias bail-out. Tak sedikit bail-out yang disalahgunakan hingga berbuntut masalah hukum.

Terlepas dari masalah hukum yang timbul akibat bail-out, banyak kisah dan cerita menarik dari pengusaha melewati krisis dan mencari peluang memperbesar bisnisnya.

Banyak upaya dilakukan, mulai dari jualan aset, diversifikasi bisnis dan merangkak lagi, lalu berlari.

Sepanjang dua dekade pasca reformasi, KONTAN mengiringi derap langkah pelaku bisnis tersebut. Untuk mengingat kembali, berikut kami rangkum konglomerasi yang sukses melewati dua dekade reformasi.

* Grup Salim

Apakah Anda masih mengenal nama mendiang konglomerat Sudono Salim alias Lim Sioe Liong? Ya, dialah pendiri Salim Grup yang menapak di banyak benua. Kini, bisnis  dikendalikan anaknya, Anthoni Salim. Forbes menyebut  kekayaan Anthoni pada 2017 lalu adalah sebesar US$ 6,9 miliar.

Selain di Indonesia, Salim Grup yang saat krisis 1998 harus menyerahkan aset untuk membayar utang hingga Rp 52,73 triliun lantaran bank yang mereka kelola yakni BCA mendapatkan suntikan modal dari pemerintah, kini  mengakar di Singapura, Hong Kong, Manila, Australia, Nigeria, dan Eropa.

Bisnis yang berdiri 1972 itu tumbuh bak pohon, rutin bertunas. Jika dulu hanya berkutat di tepung terigu, kini merambah makanan dan minuman, air bersih, manufaktur, properti, perbankan, asuransi, energi, restoran, jasa, infrastruktur, energi dan bisnis digital.

Pola bisnis yang dijalankan Salim Grup beragam, mulai dari berbisnis sendiri, joint venture, penyertaan modal hingga akuisisi. Keragaman bisnis itu membuat Salim Grup terbiasa bekerjasama dengan perusahaan lain.

Yang terbaru, Salim mengakuisisi 100% saham perusahaan air minum Acuatico, penguasa bisnis air bersih di Jakarta dan Tangerang lewat Aetra.

Salim juga menancapkan bisnisnya di jalan tol dengan akuisisi PT Nusantara Infrastructure Tbk lewat anak usahanya Metro Pacific Investments. Salim Grup juga merambah digital dengan sederet aksi korporasi seperti; mendirikan iLotte hasil joint venture dengan Grup Lotte.

iLotte membuat bisnis digital Salim makin kokoh. Karena sebelumnya Salim sudah punya Lazada dan Zalora lewat kepemilikan di Rocket Inc, serta membeli 50% saham SK Planet di situs belanja Elevenia.

Salim juga memiliki bisnis di infrastruktur jaringan digital lewat CBN Group. Lalu memiliki PT Rintis Sejahtera, penyedia jaringan ATM Prima. Salim juga punya teknologi switching untuk teknologi finansial (tekfin).

Untuk melengkapi bisnisnya, awal 2018, Salim mendirikan bisnis alat pembayaran elektronik I-Saku yang terintegrasi dengan Indomaret.
Franciscus Welirang, Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk sebagai perwakilan Salim Grup bilang, pihaknya berbisnis menyesuaikan situasi.

“Tantangan kami adalah menjawab dinamika dari satu era ke era lain dan caranya mengikuti situasi dan kondisi secara menyeluruh,” kata pria yang akrab disapa Franky itu.

Untuk menjawab tantangan ke depan, Salim mendirikan Block71, fasilitas inkubator bisnis. Block71 jadi ujung tombak cari peluang bisnis baru.


Reporter: Asnil Bambani Amri, Francisca Bertha Vistika, RR Putri Werdiningsih
Editor: Mesti Sinaga

KONGLOMERASI

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0513 || diagnostic_web = 0.3002

Close [X]
×