Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.488
  • SUN95,67 0,14%
  • EMAS659.000 0,00%

Mengupas masalah likuiditas yang menimpa Asuransi Jiwasraya

Jumat, 26 Oktober 2018 / 17:00 WIB

Mengupas masalah likuiditas yang menimpa Asuransi Jiwasraya

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus gagal bayar industri keuangan kembali muncul. Kali ini masalah terjadi pada PT Asuransi Jiwasraya yang tengah terbelit masalah likuiditas. Alhasil, perusahaan asuransi milik negara ini menunda pembayaran polis yang jatuh tempo produk bancassurance asuransi jiwa yang berbalut investasi atau saving plan yang dijual bersama sejumlah bank sebagai agen penjual. 

Sedianya, produk saving plan ini akan jatuh tempo pada Oktober 2018. Direktur Utama Jiwasraya Asmawi Syam mengatakan, saving plan yang jatuh tempo dan tidak bisa dilunasi Jiwasraya saat ini sebesar Rp 802 miliar.
 
Setidaknya ada tujuh bank yang menjadi agen penjual produk saving plan milik Jiwasraya. Yakni PT Bank Tabungan Negara, Bank ANZ, Bank QNB, PT Bank Rakyat Indonesia, Bank KEB Hana, Bank Victoria dan Standard Chartered Indonesia. 

Beberapa bank sudah mendapat pemberitahuan dari Jiwasraya soal keterlambatan pembayaran polis asuransi yang jatuh tempo. Dalam surat pemberitahuan itu disebutkan, keterlambatan pembayaran terjadi karena pemenuhan pendanaan masih dalam proses. Atas keterlambatan ini, Jiwasraya memutuskan untuk memberikan bunga 5,75% per tahun.

Produk saving plan milik Jiwasraya ini mulai beredar di masyarakat sejak tahun 2013 dengan masa kontrak selama lima tahun. Produk ini juga dilengkapi opsi bagi nasabah untuk menarik keluar dana investasinya setiap tahun.

Nilai premi awal produk saving plan ini mulai dari Rp 100 juta. Namun, ketentuan nilai premi awal ini berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing bank sebagai agen penjual.

"Imbal hasil yang ditawarkan dulu sekitar 6,5% per tahun nett. Namun sudah diturunkan menjadi 6% nett sejak Juni 2018," jelas Hexana Tri Sasongko, Direktur Investasi dan Teknologi Jiwasraya.

Hexana bercerita, salah satu penyebab macetnya pembayaran dana nasabah yang sudah jatuh tempo lantaran penurunan nilai aset yang menjadi portofolio saving plan. 

Dari total dana kelolaan saving plan, sebanyak 75% berbentuk aset produk finansial seperti saham, reksadana, surat berharga negara (SBN), obligasi korporasi dan obligasi BUMN. "Dari portofolio dalam produk finansial itu, sebanyak 80% beredar di pasar saham dan reksadana," jelas Hexana.

Yang menjadi persoalan, Jiwasraya tidak bisa mencairkan asetnya di saham, yang saat ini sedang mengalami penurunan nilai aset akibat kondisi pasar yang tengah tertekan. "Sebagai BUMN, kami tidak bisa cut loss," terang Hexana.

Sementara dari total portofolio produk saving plan tersebut, sekitar 25% berupa tanah dan properti. Ini yang juga menyulitkan manajemen Jiwasraya memperoleh dana tunai guna memenuhi kewajibannya kepada nasabah. "Mengenai komposisi portofolio, ini sudah warisan dari manajemen lama," tutur Hexana.

Hexana mengatakan, sejak awal tahun 2018, net dana investasi baru yang diperoleh Jiwasraya dari produk saving plan ini sudah negatif. Artinya, praktis sejak Hexana beserta jajaran direksi baru Jiwasraya resmi menduduki jabatan di perusahaan ini per 27 Agustus 2018, tidak ada dana baru yang bisa mereka investasikan.

Belakangan, Jiwasraya memutuskan untuk menyicil pembayaran bunga polis yang jatuh tempo. Per 15 Oktober 2018, Jiwasraya telah membayarkan bunga atas 1.286 polis asuransi JS Proteksi Plan yang jatuh tempo sebesar Rp 96,58 miliar.  

Jiwasraya juga menyiapkan strategi untuk mengatasi gagal bayar pembayaran polis jatuh tempo. Asmawi bilang, untuk nasabah yang ingin memperpanjang masa jatuh tempo polis pokok, Jiwasraya mempersiapkan pembayaran di muka bunga roll over selama satu tahun sebesar 7%.

Sedangkan untuk pemegang polis yang tidak ingin melakukan roll over, Jiwasraya memberikan bunga pengembangan efektif sebesar 5,75 % p.a netto sesuai surat Jiwasraya kepada mitra bank tertanggal 10 Oktober 2018.


Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0639 || diagnostic_web = 0.4146

Close [X]
×