kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
FOKUS /

Mengulik sejumlah pekerjaan rumah Suryo Utomo sebagai Dirjen Pajak


Sabtu, 02 November 2019 / 07:10 WIB

Mengulik sejumlah pekerjaan rumah Suryo Utomo sebagai Dirjen Pajak


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah melantik Direktur Jenderal Pajak yang baru yakni Suryo Utomo. Ia memang bukan orang asing di Direktorat Jenderal Pajak.

Sejak lulus kuliah Suryo sudah malang melintang di dunia perpajakan dan menduduki sejumlah jabatan strategis. 

Namun harapan besar diletakkan di bahunya untuk menggenjot penerimaan pajak di tengah pelemahan ekonomi global yang berdampak pada ekonomi dalam negeri.

Baca Juga: Berapa sih kekayaan Dirjen Pajak Suryo Utomo? Ini perinciannya

Sri Mulyani mengakui tugas Dirjen Pajak yang baru sangat berat. Sebab 70% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berasal dari hasil kerja Ditjen Pajak. 

Sri Mulyani juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo terhadap Suryo. Presiden meminta Dirjen Pajak yang baru untuk meneruskan seluruh reformasi fundamental perpajakan yang telah dilaksanakan pendahulunya, Robert Pakpahan.

"Itu titipan yang diberikan langsung oleh presiden (Jokowi) ke Pak Suryo, melalui saya, agar dirjen pajak bisa menjaga momentum penerimaan negara tetapi tidak boleh merusak iklim bisnis dan investasi," ujar Sri Mulyani setelah melantik Surya di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (1/11).

Menurut Menkeu, Suryo dapat memenuhi harapan besar tersebut karena ia pernah berada di kantor pajak besar, kepala kantor wilayah dan terakhir staf khusus bidang kepatuhan pajak.

Perjalanan karirnya yang panjang tersebut dinilai suatu pengalaman yang sangat lengkap untuk menyiapkan dirinya menduduki kursi nomor satu di Direktorat Jenderal Pajak.

Baca Juga: Anggap Suryo tepat jabat Dirjen Pajak, CITA: Tantangannya tidak mudah

Dengan kompetensinya tersebut, Dirjen Pajak yang baru diharapkan mampu menjalankan tugasnya secara cepat, efisien, bertanggung jawab serta berintegritas. Termasuk dalam memanfaatkan perkembangan e-commerce, tanpa mengancam pertumbuhan industri daring tersebut.


Reporter: Grace Olivia, Yusuf Imam Santoso
Editor: Noverius Laoli

Video Pilihan


Close [X]
×