kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.197
  • EMAS622.149 -0,48%
FOKUS /

Mengukur potensi reli harga minyak

Rabu, 03 Oktober 2018 / 15:48 WIB

Mengukur potensi reli harga minyak
ILUSTRASI. Harga minyak



Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelan tapi pasti, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) semakin mendidih. Harga emas hitam ini menanjak seiring munculnya kekhawatiran pelaku pasar atas dampak sanksi larangan Amerika Serikat (AS) terhadap ekspor minyak Iran yang akan berlaku efektif pada 4 November mendatang.

Mengutip Bloomberg, harga minyak WTI kontrak pengiriman November 2018 di New York Mercantile Exchange (Nymex) berada di US$ US$ 75,42 per barel, Rabu (3/10) pukul 14.33 WIB. Ini merupakan harga tertinggi sejak Desember 2014 silam. 

Jika dihitung dari akhir tahun lalu, harga minyak WTI telah menanjak 29,18%. Sementara itu, dalam sepekan belakangan, harga minyak sudah terbang 4,6%. 

Pada 15 Agustus lalu, harga minyak WTI memang sempat menyentuh level US$ 64,24 per barel yang merupakan level terendahnya di kuartal III. Namun, sejak pertengahan September, harga minyak konsisten bertahan di atas US$ 70 per barel. 

Harga minyak Brent pun mencatatkan pergerakan serupa. Harga minyak Brent untuk pengiriman Desember 2018 di ICE Futures mencapai US$ 85,02 per barel, yang juga menjadi kenaikan tertinggi sejak Desember 2014 di level US$ 84,98 per barel. 

Analis Monex Investindo Futures, Faisyal mengatakan, harga minyak mulai mengalami tren kenaikan menjelang akhir kuartal III. Hal ini dipicu oleh terganggunya suplai minyak akibat berbagai konflik, salah satu yang paling berpengaruh adalah sanksi larangan ekspor oleh AS kepada Iran. 
 
Presiden AS Donald Trump menekan negara-negara konsumen minyak AS untuk mengurangi impor minyak dari Iran supaya pemerintah negara tersebut mau melakukan negosiasi ulang terkait perjanjian nuklir. Sejauh ini, larangan tersebut tampak akan dipatuhi oleh negara-negara pembeli minyak dari Iran. “Para pelaku pasar kini mulai mengantisipasi sanksi AS ke Iran sebelum efektif di awal November ini,” kata dia.

Sebenarnya, negara-negara produsen minyak lainnya seperti Arab Saudi dan Rusia sempat menyerukan bakal menaikkan produksi minyak untuk menutupi kekurangan suplai dari Iran. Menurut sumber Reuters, Arab Saudi diperkirakan akan menambah pasokan minyak untuk menutup penurunan pasokan akibat sanksi Iran dari AS. Beberapa negara OPEC dan non OPEC mendiskusikan kemungkinan kenaikan produksi sebesar 500.000 barel per hari. 

Namun, pernyataan kedua negara tersebut belum juga terealisasi. OPEC dan produsen minyak lainnya mengatakan tidak akan menambah pasokan dalam jangka pendek.

"Ini menunjukkan bahwa pasar tidak yakin tentang kemampuan kelompok produsen untuk mengganti barel Iran," kata Tamas Varga, seorang analis di PVM Oil Associates Ltd di London.

Menteri Minyak Iran Bijan Zangeneh mengatakan, Trump bertanggung jawab atas kenaikan harga minyak. "Jika Trump menginginkan stabilitas pasar minyak, dia seharusnya menunda sanksi Iran," kata Zangeneh seperti dikutip Reuters.

Menurut Faisyal, baik Arab Saudi dan Rusia dinilai dapat menjadi kunci bagi pergerakan harga minyak mentah dunia di sepanjang kuartal IV 2018. “Kalau keduanya jadi meningkatkan produksi, harga minyak tak akan naik terlalu tinggi seperti sekarang,” ungkap Faisyal.

Analis Global Kapital Investama Nizar Hilmy juga mengatakan, efek dijatuhkannya sanksi AS ke Iran bisa membuat pasokan global terganggu dan berkurang 1 juta hingga 2 juta barel per hari.

Mengutip Reuters, pasar pun berspekulasi, jika pemangkasan itu terjadi, harga minyak bisa saja meroket hingga US$ 100 dollar per barrel. Hal ini mungkin sekali terjadi jika investor meragukan kemampuan Arab Saudi untuk menutupi kekurangan output dari dipangkasnya produksi Iran tersebut.


GEJOLAK HARGA MINYAK

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0685 || diagnostic_web = 0.3601

Close [X]
×