kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45709,09   6,67   0.95%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Mengatur siasat supaya selamat menghadapi jurus mabuk Trump


Senin, 23 Juli 2018 / 13:55 WIB
Mengatur siasat supaya selamat menghadapi jurus mabuk Trump
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump

Reporter: Agung Hidayat, Handoyo, Patricius Dewo, Riset Kontan | Editor: Yoyok

Mengutip data Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, sepanjang tahun 2017, Indonesia menikmati manfaat GSP Amerika Serikat senilai US$ 1,8 miliar dari total ekspor Indonesia ke Amerika Serikat. Nilai manfaat GSP tersebut setara dengan 9% total nilai ekspor asal Indonesia ke Amerika Serikat yang mencapai sekitar US$ 20 miliar. 

"Kami berharap Indonesia tetap memperoleh GSP Amerika Serikat dan penting untuk dijaga. Perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat termasuk strategis," kata Shinta Widjaja Kamdani, Wakil Ketua Kadin Bidang Hubungan Internasional.

Meski demikian, dia berharap Pemerintah Indonesia tetap menyiapkan antisipasi atas beleid perdagangan dari AS. Sebab Indonesia akan kehilangan manfaat GSP jika hasil review merekomendasikan pencabutan GSP bagi Indonesia.

Produk ekspor Indonesia ke AS yang saat ini menerima GSP juga akan dikenakan bea masuk normal (MFN) oleh Amerika Serikat. Keputusan ini bisa menyebabkan produk Indonesia tidak kompetitif di pasar AS.

Mau tak mau, korporasi Indonesia tujuan ekspor AS harus memacu efisiensi biaya produksi agar tetap bisa bertahan di pasar Amerika Serikat. Jika tak mampu menekan biaya produksi dan kalah bersaing dengan produk negara lain, ekspor perusahaan Indonesia ke Amerika akan menurun, serta mengurangi pemasukan devisa ekspor.




TERBARU
Terpopuler

Close [X]
×