kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.143
  • SUN95,65 0,01%
  • EMAS668.000 0,60%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%
FOKUS /

Faisal Basri, Ekonom UI: Infrastruktur muluskan penetrasi barang impor

Kamis, 31 Januari 2019 / 08:00 WIB

Faisal Basri, Ekonom UI: Infrastruktur muluskan penetrasi barang impor

KONTAN: Terkait Pilpres 2019, dari kedua paslon, mana yang program ekonominya paling menjawab persoalan?
FAISAL: Sementara ini tidak ada perbedaan signifikan antara keduanya. Masih bicara kedaulatan pangan, kemiskinan, dan sebagainya. Kita kehilangan perspektif ideologis.

Kalau di Malaysia  dan AS, misalnya, jelas perbedaan ideologi antara paslonnya. Kalau di kita, yang penting menang dulu.

Misal, Pak Jokowi dulu bilang, masa cabai saja kita impor. Setelah menang, justru impor. Prabowo juga janji mengurangi asing yang sangat sulit diwujudkan.

KONTAN: Apa usulan Anda untuk siapapun yang kelak terpilih jadi presiden, terkait perbaikan struktural ekonomi Indonesia?
FAISAL: Bahan baku produk kita harus murah, sehingga banyak produk bisa dibikin oleh UKM.

Kalau kita mulai dari potensi yang ada, kita bisa terbang tinggi. Bahan baku kita lengkap. Pasar kita ada 265 juta. Penduduk usia kerja di ASEAN 41%-nya di Indonesia. Ini yang tidak dipunyai Thailand, Filipina, Vietnam, Malaysia.

Tinggal kita butuh pemimpin yang mampu merajut potensi-potensi ini, yang tidak cenderung melakukan sesuatu yang hasilnya harus bisa dilihat saat ia berkuasa, secara jangka pendek.  

Jadi, mari kita manfaatkan peluang dan potensi untuk maju. Apapun targetnya, kalau kita tidak membenahi sektor produksi, maka apapun kebijakan kita hanya akan meningkatkan angka impor.

 

Biodata

Riwayat pendidikan:
■     Sarjana Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI), Jakarta
■     Master of Arts (MA) bidang Ekonomi, Vanderbilt University, USA

Riwayat pekerjaan:
■     Dosen, Fakultas Ekonomi UI (1981-sekarang), dan kini mengajar di Program Pascasarjana UI, Program Magister Manajemen      Universitas Tanjungpura, dan Pascasarjana Universitas Paramadina.
■      Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas (2014)
■      Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (2000-2006)
■      Anggota Tim Asistensi Ekonomi Presiden RI (2000)
■      Rektor STIE Perbanas (1999-2003)
■      Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan FEUI (1995-98)
■      Ketua LP3E Kadin Indonesia (2009-2010).
■      Direktur LPEM FEUI (1993-1995)
■      Pendiri Partai Amanat Nasional
■      Penggagas dan Ketua Presidium Nasional Pergerakan Indonesia (PI)
■      Pendiri Institute for Development of Economics & Finance (Indef) 

 

* Wawancara dengan Faisal Basri ini juga kami sajikan dalam rubrik Dialog di Tabloid KONTAN edisi 21-27 Januari 2019. Untuk mengaksesnya silakan klik link ini: Infrastruktur Muluskan Penetrasi Barang Impor

*  Versi video wawancara ini, lengkap dengan data-datanya, silakan klik : Faisal Basri (1): Struktur pertumbuhan kita tidak menguntungkan pengusaha manufaktur

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Video Pilihan

TERBARU
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0014 || diagnostic_api_kanan = 0.0559 || diagnostic_web = 0.4004

Close [X]
×