kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

Dollar AS bersiap lepas landas?

Kamis, 12 Mei 2016 / 17:24 WIB

Dollar AS bersiap lepas landas?



JAKARTA. Pergerakan dollar AS semakin menarik untuk dicermati. Jika dilihat, sejak awal tahun hingga akhir April lalu, tenaga dollar AS tampak terkuras. Hal ini dapat dilihat dari pergerakan Bloomberg Dollar Spot Index. Ini merupakan indeks yang mengukur nilai tukar dollar terhadap sepuluh mata uang dunia lainnya.

Berdasarkan data Bloomberg, posisi tertinggi indeks dollar tahun ini terjadi pada 22 Januari lalu. Pada waktu itu, indeks bertengger di level 1.253,10. Namun, sejak saat itu, posisi indeks berfluktuatif dan menyentuh level terendahnya di level 1.156,29 pada 2 Mei lalu.

Baru pada pekan lalu, dollar berhasil mencatatkan kenaikan terbesar dalam enam pekan terakhir sebesar 1,5%. Kondisi itu meminimalisir penurunan indeks dollar di sepanjang tahun ini hingga Rabu (11/5) menjadi 4,1%.

Catatan saja, data Bloomberg menunjukkan, pada Rabu kemarin, Bloomberg Dollar Spot Index ditutup di level 1.177,51.

Sejumlah analis pun berspekulasi. Benarkah dollar AS sudah menyentuh level Bottom?

Goldman Sachs bullish

Goldman Sachs Group Inc berpendapat, masa pelemahan dollar AS sudah berakhir.

Pernyataan Goldman didasarkan pada data pergerakan indeks dollar pekan lalu. Dalam hasil riset yang dirilis bank investasi ini, indeks the greenback sudah reli 3% dari posisi terendah dalam setahun yang tercipta pada pekan lalu.

Indeks dollar bahkan terus mendaki meskipun data pertumbuhan tenaga kerja AS merupakan yang terendah dalam tujuh bulan terakhir.

Menurut Goldman Sachs, kenaikan indeks dollar pasca dirilisnya data tenaga kerja AS menunjukkan ekspektasi market akan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan suku bunga the Fed sudah melorot, sehingga mendorong dollar untuk rebound.

"Kami masih bullish terhadap dollar dan menilai faktor pendorong masih sangat besar," jelas Robin Brooks, chief currency strategist Goldman Sachs di New York.

Salah satu indikasinya, lanjut Brooks, reaksi dollar tetap melambung meskipun di saat yang sama data tenaga kerja AS mengecewakan.

Goldman mengestimasi, dollar akan perkasa 15% dalam dua tahun ke depan seiring normalisasi kebijakan moneter oleh bank sentral.


Reporter: Barratut Taqiyyah
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

PERGERAKAN DOLLAR AS

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0124 || diagnostic_api_kanan = 0.0515 || diagnostic_web = 1.8431

Close [X]
×