kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.192
  • EMAS622.149 -0,48%

Ada apa di balik gagal bayar MTN SNP Finance?

Jumat, 25 Mei 2018 / 20:35 WIB

Ada apa di balik gagal bayar MTN SNP Finance?



Sikap direksi SNP yang terkesan menghindar itu memicu kecurigaan pemegang MTN. Menurut Andi, ada gelagat perusahaan melakukan tindakan pidana, dengan mengambil celah hukum agar tidak membayar kewajiban.

Apalagi, katanya, SNP Finance tengah menghadapi tuntutan hukum (pailit), hanya lantaran tidak mampu membayar tuntutan dua karyawan senilai Rp 900 juta. "Ini ada apa, mereka tidak mampu bayar Rp 900 juta klaim dari dua karyawan. Lalu nasib investor yang bernilai triliunan bagaimana?" ungkapnya.

Corporate Secretary SNP Finance Ongko Purba Nasuha berdalih, tidak hadirnya direksi saat RUPMTN, lantaran perusahaan sedang dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), sehingga kewenangan juga berada di tangan pengurus PKPU. "Untuk rapat kemarin memang pengurus hanya mengutus kuasa hukum yang hadir. Pertemuan sebelumnya direksi kami hadir," katanya kepada Kontan.co.id, Kamis (24/5).

Ongko bilang, SNP Finance terbuka untuk bermusyawarah dengan para investor dan kreditur untuk mencari jalan keluar. "Untuk investor, kami sangat terbuka, secara tertulis (bisa) ditujukkan kepada direksi dan pengurus agar perlahan ada titik temunya," tuturnya.

Informasi yang disampaikan Ongko hanya sebatas itu. Tapi, ia berjanji akan memberikan informasi lebih lengkap mengenai tanggapan SNP Finance atas masalah yang sedang berjalan. "Nanti akan kami informasikan lagi secara lisan maupun tertulis," imbuhnya.

Asal tahu saja, SNP Finance kini menghadapi proses permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Pada 19 April lalu, SNP Finance telah dimohonkan pailit. Permohonan itu dilayangkan oleh Herlina Rahardjo dan Fredi Iman Santoso di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Sidang pertama berlangsung pada 2 Mei 2018. Menanggapi permohonan pailit tersebut, pada 2 Mei 2018, SNP Finance mengajukan permohonan PKPU di PN Jakpus. Pada 4 Mei 2018, Majelis Hakim  telah mengabulkan permohonan PKPU Sementara selama 36 hari.


0

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.3211 || diagnostic_web = 1.9260

Close [X]
×