kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.619
  • EMAS590.870 -0,68%

Ada apa di balik gagal bayar MTN SNP Finance?

Jumat, 25 Mei 2018 / 20:35 WIB

Ada apa di balik gagal bayar MTN SNP Finance?

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nasib investor surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN) milik PT Sunprima Nusantara Pembiayaan atau SNP Finance masih buram. Hingga Jumat (25/5) siang, belum ada titik terang pembayaran kupon MTN, yang dua di antaranya telah gagal bayar pada awal bulan ini.

Malah, para investor kini mengendus gelagat tak baik. SNP Finance disinyalir memanipulasi laporan keuangan, sehingga mendapat rating yang baik untuk penerbitan MTN.

Asal tahu saja, MTN V SNP Tahap II senilai Rp 200 miliar baru diterbitkan pada Februari 2018. Tetapi, pada jadwal pembayaran bunga pertama, 9 Mei 2018, perusahaan gagal memenuhinya. Surat utang yang bakal jatuh tempo pada Februari 2020 itu mematok bunga tetap 10,5% per tahun.

Gagal bayar bunga MTN SNP Finance berlanjut. Perusahaan Grup Columbia ini juga tidak dapat memenuhi pembayaran bunga ke-2 untuk MTN III SNP Tahun 2017 Seri B, yang seharusnya dilaksanakan pada 14 Mei 2018. Surat utang senilai Rp 50 miliar itu terbit pada November 2017 dan menjanjikan bunga tetap sebesar 12,125% per tahun.

Pada penerbitan dua MTN SNP Finance itu, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) bertindak sebagai agen pemantau dan agen jaminan. Sedangkan, PT MNC Sekuritas menjadi arranger (pengatur penerbitan).

Lantaran kasus gagal bayar ini terkesan tiba-tiba, Andi Tenri Moeis, kuasa hukum salah satu pemegang MTN SNP Finance, yakni Eveline Liauw, mempertanyakan peran BNI sebagai agen pemantau serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kami sekarang mempertanyakan di mana pengawasannya. Pada bulan April 2018, MTN itu baik-baik saja, bagus. Tapi, kok, pada Mei sudah terjadi begini. Di mana warning sistemnya," katanya, Rabu (23/5).

Lapkeu tidak sinkron

Kata Andi, sejumlah investor juga mencurigai laporan keuangan SNP Finance yang diaudit Deloitte tidak benar. Pun kondisi keuangan yang diperlihatkan ke Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) selaku pemeringkat MTN SNP Finance, tidak sesuai.

Kecurigaan itu di-crosscheck kepada OJK pada Rabu (23/5), tepatnya usai Rapat Umum Pemegang MTN (RUPMTN). Apalagi, rapat tersebut tidak memberikan kejelasan sama sekali bagi investor mengenai kondisi keuangan SNP Finance yang menyebabkan gagal bayar bunga.


Reporter: Anggar Septiadi, Dupla Kartini, Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang, Umi Kulsum
Editor: Dupla Kartini

0

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.1210 || diagnostic_web = 2.3049

Close [X]
×