kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.619
  • EMAS590.870 -0,68%
FOKUS /

Rupiah terus anjlok, pengusaha siap naikkan harga jual produk (1)

Selasa, 24 Juli 2018 / 16:25 WIB

Rupiah terus anjlok, pengusaha siap naikkan harga jual produk (1)
ILUSTRASI. Pengunjung Berbelanja di Pusat Belanja Ritel

Beragam Jurus Menahan Jatuhnya Rupiah

Menaikkan harga jual jadi pilihan paling mudah untuk menutup lonjakan biaya akibat anjloknya kurs rupiah. Namun, di saat daya beli masyarakat dianggap lemah seperti sekarang, menaikkan harga jual sangat berisiko.

Penjualan bisa anjlok. Maka, sejatinya ada beragam cara yang bisa ditempuh para pengusaha agar bisnisnya bisa bertahan, syukur-syukur kinerjanya bisa tetap tumbuh.

Pertama, melakukan lindung nilai atau hedging, untuk menurunkan risiko terhadap perubahan nilai tukar mata uang. Cara ini telah dilakukan banyak pelaku industri,  khususnya yang banyak bergantung pada bahan baku impor seperti industri farmasi.

Salah satunya seperti ditempuh PT Kalbe Farma Tbk. “Kami melakukan natural hedging dengan cara menempatkan dana dalam  mata uang dollar AS sebagai cadangan devisa kami,” kata Vidjongtius, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk.

Kedua, menambah pilihan produk yang biaya produksinya rendah sehingga margin bisa dipertahankan. Pilihan membuat produk baru ini juga dilakukan Kalbe Farma. Dengan produk baru, setidaknya perusahaan bisa mengatasi kesulitan penjualan produk lama yang harganya naik seiring lonjakan biaya bahan baku.

Ketiga, melakukan diversifikasi pemakaian bahan baku,  dengan cara mengganti sumber bahan baku impor dan menggantinya dengan bahan baku dari dalam negeri. Namun, untuk substitusi bahan baku impor tersebut tentu membutuhkan riset dan investasi yang relatif besar.

Keempat, memperkecil ukuran produk. Hanya saja, pilihan memperkecil produk juga memiliki risiko, konsumen akan beralih ke produk lain. Pilihan selain itu, mengganti kemasan dengan bahan yang lebih murah.

“Ini pilihan yang bisa dilakukan pelaku industri agar tidak merugi,” kata Adhi S Lukman, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI).                                                                            ◆

Berikutnya:  Rupiah buntung, utang menggunung

Artikel ini sebelumnya sudah dimuat di Laporan Utama Tabloid KONTAN edisi 9 Juli-15 Juli  2018. Artikel berikut data dan infografis selengkapnya silakan klik link berikut: "Agar Tak Terkapar saat Rupiah Menggelepar"

 


Reporter: Asnil Bambani Amri, Francisca Bertha Vistika
Editor: Mesti Sinaga

KURS RUPIAH

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0080 || diagnostic_api_kanan = 0.0498 || diagnostic_web = 0.2525

Close [X]
×