: WIB    --   
indikator  I  

Presiden Jokowi: Pengusaha tak usah bicara politik

Presiden Jokowi: Pengusaha tak usah bicara politik

KONTAN: Ada perbaikan untuk Pengurusan Izin Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)?
JOKOWI:
Single Submission. Di negara lain kan seperti itu, urusan izin apapun ada di situ. Kita harus punya satu tempat khusus. Meskipun sekarang di BKPM sudah, tapi ini khusus semua.

Karena Anda tahu, di Kementerian Perhubungan itu izinnya banyak sekali. Lalu di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kehutanan juga banyak sekali. Nah, nanti akan ada gedung perizinan.

KONTAN: Ada lembaga tersendiri untuk perizinan?
JOKOWI:
Kalau saya lihat di Dubai itu namanya Kantor Perekonomian, masuk ke sana. Saya masuk ke satu meja, bawa syarat. Kemudian setelah itu diberitahu, “Bapak pergi ke kantor sebelah, kantor notariat ya.“ Pergi ke sana, kemudian tanda tangan.

Setelah itu, disuruh kembali ke meja yang tadi. Pemohon balik, sudah jadi. Saya bisa ngapain saja tidak ada satu jam, saya bisa bangun pabrik, buat showroom. Mereka bisa, kenapa kita tidak? Ini hanya masalah kemauan kita menyelesaikan masalah. Siapkan regulasi, siapkan gedungnya. Insya Allah, awal tahun depan ini akan jadi.

KONTAN: Nantinya lembaga ini di bawah kendali siapa?
JOKOWI:
Ini sedang disiapkan, bisa di bawah Kantor Menko Perekonomian atau di bawah BKPM. Banyak lah opsinya.

KONTAN: Lembaga itu bisa ditolak oleh daerah yang terbiasa menjadi raja kecil?
JOKOWI:
Saya kan pernah mengalami. Biasalah.

KONTAN: Dukungan kabinet untuk memangkas persoalan izin investasi ini solid?
JOKOWI:
Dulu waktu di BKPM, kita butuh waktu satu setengah tahun untuk mengumpulkan delapan izin tadi. Ini nanti ada ratusan izin. Ini memang butuh waktu panjang. Tapi kita kan sudah mengerti apa yang harus dilakukan.

KONTAN: Selain hambatan birokrasi, sekarang ada gangguan politik. Tahun depan sudah mulai ada pemanasan pemilu. Ini bukankah bisa mengganggu agenda Anda?

JOKOWI: Makanya saya mengajak, kita mengajak, agar kita ini bisa membedakan. Wilayah ekonomi, ya, biarlah menjadi wilayah ekonomi. Politik, silakan main di politik. Jangan dicampuradukkan karena yang kasihan rakyat. Kita akan buat budaya itu.

KONTAN: Apa ini sudah dimulai? Apa yang namanya politisi itu suka ganggu?
JOKOWI:
Musti kita sadarkan semua bahwa politik silahkan bicara di wilayah politik. Saya juga selalu sampaikan ke pengusaha: sudahlah, kamu tidak usah bicara urusan politik, urusan ekonomi saja. Ayo, mana yang kurang, mana yang perlu diperbaiki, ya kita perbaiki bersama.


Reporter Tim KONTAN
Editor Mesti Sinaga

JOKOWI

Feedback   ↑ x
Close [X]