| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.502
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS601.968 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Poin krusial di KTT G-20 Hamburg, apa saja?

Jumat, 07 Juli 2017 / 15:01 WIB

Poin krusial di KTT G-20 Hamburg, apa saja?

Iklim

Dalam isu perubahan iklim AS pun berseberangan dengan Jerman dan sekutu Jerman seperti Prancis, China dan India. Dalam pertemuan perubahan iklim Paris bulan lalu, Trump secara mengejutkan menarik diri dari perjanjian tersebut. 

Sementara Jerman sebagai pendukung berusaha untuk mendorong anggota G-20 untuk mengikuti kesepakatan Paris. Meski tidak berniat mengisolasi AS, tapi Merkel pada akhirnya harus memutuskan akan mengikutkan AS atau tidak dalam kesepakatan ini. 

China sebagai negara dengan produksi polusi terbesar di dunia menjadikan KTT ini untuk membicarakan masalah perubahan iklim sebagai tema utama. India sebagai sekutu Jerman dalam isu ini, sepakat untuk membatasi emisi dan berjanji. "Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk melindungi planet kita," ujar Perdama Menteri India Narendra Modi seperti dikutip Bloomberg. 

Imigrasi

Masalah pengungsian yang juga menjadi sorotan. Trump lagi-lagi menjadi pihak berseberangan dengan negara-negara seperti Turki, Meksiko, Italia dan Afrika Selatan.

AS bersitegang dengan Meksiko setelah Trump menggagas tembok pembatas dengan Meksiko untuk menghindari aliran imigran dari negara itu. Setelah itu Trump juga keluarkan larangan perjalanan bagi pengungsi dan warga negara dari enam negara mayoritas muslim.

Terkait isu ini sebagai negara yang menjadi tujuan pengungsi terutama dari Suriah, Turki merasa perlu membicarakan kesepakan masalah pengungsi dengan Uni Eropa. 
Turki tampaknya memiliki lebih banyak kesamaan dengan Jerman ketimbang dengan AS memandang masalah pengungsian.

Sementara Italia memiliki kepentingan sendiri untuk mencari sebanyak-banyaknya dukungan dalam KTT ini. Sebagai negara yang sedang berjuang terhadap gelombang pengungsi yang datang dari Afrika Selatan dan Timur Tengah, Italia merasa ditinggalkan oleh UE dan partner lainnya.  


Reporter: Rizki Caturini
Editor: Rizki Caturini

KTT G20

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0174 || diagnostic_api_kanan = 0.3131 || diagnostic_web = 1.0012

Close [X]
×