| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%
FOKUS /

Peta konglomerasi pasca 20 tahun reformasi (2): Munculnya para taipan baru

Rabu, 04 Juli 2018 / 16:34 WIB

Peta konglomerasi pasca 20 tahun reformasi (2): Munculnya para taipan baru
ILUSTRASI. Pengusaha Chairul Tanjung

* Grup Emtek

Grup ini mengawali bisnis di usaha penyediaan peralatan komputer kemudian berkembang menjadi perusahaan teknologi pada 1997. Namun Grup Emtek baru berkibar ketika tahun 2002 mengambil alih kepemilikan PT Surya Citra Televisi (SCTV), melalui PT Surya Citra Media Tbk.

Pada 2010, Emtek mencatatkan saham perdana atawa initial public offering (IPO) di bursa efek. Aksi pertama setelah IPO adalah mengakuisisi PT Indosiar Karya Visual Mandiri (Indosiar) tahun 2011. Dengan akuisisi ini, Emtek menjadi punya posisi tawar yang lebih tinggi.

Di tahun yang sama, Emtek meluncurkan televisi digital berbayar bernama NexMedia. Anak usaha di bidang rumah produksi yang bernama PT Screenplay Produksi pun mulai beroperasi di tahun yang sama.

Berkah IPO, bisnis Emtek makin mekar. Emtek masuk ke bisnis digital dengan mengoperasikan PT Kreatif Media Karya. Di unit ini Emtek mengembangkan portal berita online.

Tak cukup masuk ke bisnis media, Emtek juga merangsek ke bisnis kesehatan di tahun 2013 melalui anak usaha, PT Elang Medika Corpora.

Bersama dua rekan bisnis lainnya, Elang Media mengambil alih Rumah Sakit Usada Insani di Tangerang. Lalu Emtek berinvestasi Rumah Sakit Pertamedika Sentul pada 2014.

Geliat industri rintisan tak luput dari bidikan grup ini. Pada 2014, Emtek mencelupkan investasinya di Bukalapak.com, Rumah.com, dan Home Tester Club.

Emtek terus memperkuat divisi online-nya, dengan melakukan investasi pada startup dan portal terkemuka, baik langsung maupun melalui anak usahanya.  Antara lain di bobobobo.com, PropertyGuru Pte., Ltd., Bridestory Pte., Ltd., Hijup.com, juga Kudo.

Direktur Independen Emtek Titi Maria Rusli mengatakan Emtek bisa menjadi perusahaan konglomerasi seperti sekarang karena founder dan manajemen Emtek, selalu melihat aspek perkembangan dunia usaha.

Selain itu, juga melakukan langkah antisipasi dengan baik sekaligus melakukan berbagai kegiatan strategis yang visioner yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan Emtek hingga saat ini.

“Dalam hal pertumbuhan bisnis, manajemen mengupayakan keseimbangan antara langkah organik dan non organik,” kata Titi Maria.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk, Fransiska Firlana
Editor: Mesti Sinaga

KONGLOMERASI

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0382 || diagnostic_web = 0.2077

×