| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.502
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS601.968 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%
FOKUS /

Pembatasan impor tembakau justru jadi kompor (2)

Rabu, 17 Januari 2018 / 14:40 WIB

Pembatasan impor tembakau justru jadi kompor (2)
ILUSTRASI. HARGA TEMBAKAU PETANI NAIK

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menuturkan, aturan yang mereka buat akan memaksa importir punya kepentingan yang lebih besar terhadap kualitas dan produktivitas tembakau lokal.

Sebab importir, baik produsen rokok maupun importir umum, diwajibkan menyerap tembakau lokal lebih dulu sebelum mendapat rekomendasi impor. Minimal, bentuknya berupa komitmen dari importir untuk menyerap tembakau lokal.

Dus, mereka akan berharap mendapatkan tembakau lokal berkualitas dalam jumlah besar. Dengan kondisi pertanian tembakau nasional seperti sekarang, tanpa melakukan apapun, importir tidak akan mendapatkan tembakau terbaik. “Akhirnya, secara psikologis mendorong importir untuk membina petani,” katanya.

Persoalan lain yang perlu dibenahi pemerintah menyangkut tataniaga tembakau. Seperti banyak komoditas lain di Indonesia, tembakau memiliki tataniaga yang terlalu panjang.

Dari petani hingga ke tangan pabrikan, ada empat hingga lima rantai distribusi yang mesti dilalui. Bisa ditebak, yang menikmati keuntungan paling besar dari skema distribusi semacam ini bukanlah petani, melainkan para pedagang.

Skema kemitraan, kata Budidoyo, bisa memotong mata rantai distribusi yang terlalu panjang. Di sisi lain, petani mendapatkan kepastian harga dan pembeli.

Cuma yang perlu diingat, skema kemitraan belum tentu bisa berjalan sempurna. Sebab, pabrikan akan memiliki kekuatan yang lebih besar ketimbang para petani.
Jadi, jangan sampai lepas dari mulut harimau, masuk ke mulut buaya, ya!

* Artikel ini sebelumnya sudah dimuat di Laporan Utama Tabloid KONTAN edisi 8 - 14 Januari 2018. Artikel berikut data dan infografis selengkapnya silakan klik link berikut:   "Yang Dibantu Malah Kurang Setuju"

 


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih, Ragil Nugroho, Tedy Gumilar
Editor: Mesti Sinaga

TEMBAKAU

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0054 || diagnostic_api_kanan = 0.1176 || diagnostic_web = 0.5489

Close [X]
×