: WIB    --   
indikator  I  

Optimisme ekonomi melaju pasca kado dari S&P

Optimisme ekonomi melaju pasca kado dari S&P

Tembus level 6.000

Direktur Utama BEI Tito Sulisto optimistis setelah rating S&P ini maka dana asing akan meskin deras masuk ke dalam negeri. "Saya pernah ketemu dengan manajer investasi Jepang. Dia bilang belum bisa masuk ke suatu negara kalau tidak investment grade," ujar Tito Sulistio dikutip dari Antara.

Ia menambahkan bahwa dengan kenaikan peringkat itu juga dapat mendorong suku bunga menurun yang akhirnya dapat memicu investor menempatkan dananya ke pasar saham. Ketika saham diburu maka harga saham naik. "Di mana-mana, ketika suku bunga turun, pasar modal akan naik," kata Tito Sulistio.

Setelah kenaikan peringkat itu, lanjut Tito Sulistio, BEI memiliki tugas tambahan yakni menambah jumlah instrumen investasi di pasar modal. Salah satu instrumen yang menjadi perhatiannya yakni produk derivatif structured warrant.

"Sekarang tugas kita menambah produk derivatif, yakni structured warrant," katanya.

Sementara itu, Rudiyanto mengatakan bahwa setelah kenaikan peringkat Indonesia oleh S&P, maka indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI diproyeksikan menembus level 6.000 poin dalam waktu dekat ini.

"Valuasi kami, jika S&P tidak menaikan peringkat harga wajar IHSG berada di level 6.000 poin. Jika naik maka akan menembus level itu," katanya.

Nada optimisme juga disampaikan oleh analis Bahana Sekuritas Harry Su. IHSG bakal menembus level 6.000 sampai 6.300 pasca kenaikan rating ini.


Reporter Yudho Winarto
Editor Yudho Winarto

RATING INDONESIA

Feedback   ↑ x
Close [X]