kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.964
  • SUN102,00 -0,22%
  • EMAS614.076 -0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%
FOKUS /

Ngeri-ngeri sedap bitcoin (1)

Selasa, 19 Desember 2017 / 15:14 WIB

Ngeri-ngeri sedap bitcoin (1)
ILUSTRASI.

Munculnya produk derivatif bitcoin akan membawa likuiditas dan memberi legitimasi ke uang kripto. Ini bisa membuat orang kembali berburu bitcoin.
Hal itu pula yang membuat Yos Affandi, seorang trader bitcoin, yakin kenaikan harga bitcoin akan terus berlangsung. “Sentimen positif terus menyelimuti bitcoin,” ujarnya.  

Yos memperkirakan harga uang internet ini akan terus naik hingga Januari 208. “Untuk jangka pendek cukup sulit memberikan prediksi harga, tetapi dari berita yang beredar akan adanya hard fork atau upgrade sistem uang kripto di bulan Desember dan Januari 2018, seharusnya tren ini akan masih bertahan,” ujarnya.

Namun yang namanya investasi tetap ada risikonya. Yos juga meyakini jika harga bitcoin bisa saja akan melorot. Apa yang dialami trader bitcoin sebenarnya tidak ada yang bebeda saat seorang investor saham bisa memprediksi saat pasar modal mengalami bearish.

Seorang trader, menurut Yos juga mempunyai kemampuan membaca pasar dan risiko yang ada dari bitcoin. Apalagi indikasi penurunan harga juga bisa dilihat dari berbagai sumber.

”Kan indikasi turunnya harga bisa dilihat dari orderbook, indikator pada chart,” ujar Yos. Makanya, kata Yos, alasan ancaman turunnya harga bitcoin tidak menjadi alasan bahwa instrumen ini tidak layak untuk dikumpulkan.

Risiko tanggung sendiri

Harga bitcoin yang menggelembung dengan cepat, dan masih berpotensi terus membesar seiring kehadiran produk revatif, tak pelak terus melahirkan kritik. Banyak pihak menilai bitcoin sebagai bubble yang bisa pecah sewaktu-waktu dan melahirkan krisis yang mengerikan.

Tak main-main, peringatan bahaya bubble bitcoin dan tudingan bahwa bitcoin merupakan skema piramida datang dari pihak-pihak yang kompeten (lihat grafik).  

Namun, pembela bitcoin juga banyak, dan tak kalah beken. Oscar mencontohkan pendiri Apple  Steve Wozniak dan pendiri Microsoft Bill Gates yang mengatakan, bitcoin suatu teknologi yang luar biasa bahkan disebut lebih baik daripada emas. “Ini tergantung mau dengar yang positif atau yang negatif, ” ujar Oscar.

Pengamat Investasi Lukas Setia Atmaja mengatakan, investasi cryptocurrency seperti bitcoin bisa sangat menguntungkan. Tapi, sebaliknya juga bisa sangat merugikan investor. “Orang harus sadar bahwa investasi ini high risk,” katanya.

Pasalnya uang kripto tidak memiliki fundamental yang jelas serta hanya bergantung pada besarnya permintaan dan penawaran. Selama ini harganya bisa naik terus memang karena ada permintaan yang tinggi dari masyarakat di dunia. “Padahal underlying-nya tidak ada,” ujar Lukas.

Ia menilai, saat ini harga bitcoin sudah kelewat tinggi. Instrumen investasi apapun, menurut Lukas, jika kenaikannya sudah di atas kewajaran, maka ada potensi untuk turun.


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih, Lamgiat Siringoringo
Editor: Mesti Sinaga

CRYPTOCURRENCIES

Tag
Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×