kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
FOKUS /

Ngeri-ngeri sedap bitcoin (1)

Selasa, 19 Desember 2017 / 15:14 WIB

Ngeri-ngeri sedap bitcoin (1)
ILUSTRASI.

Bitcoin Belum Lelah Menggelinding

Lewat cuitan mikroblogging Twitter, pendiri Wikileaks, Julian Assange mengucapkan terimakasih pada pemerintah Amerika Serikat yang sudah memaksa perusahaan pembayaran seperti Visa dan MasterCard memblokir akun Wikileaks.

Karena hasil dari pemblokiran itu, Assange kini merasakan imbal hasil yang luar biasa dari mata uang virtual, bitcoin.

Pasca diblokir tahun 2010 silam, Wikileaks diketahui menerima donasi dalam bentuk bitcoin. Nah, lantaran harga bitcoin meroket, Wikilekas pun panen besar. Assange mengatakan organisasinya mendapatkan imbal hasil hingga 50.000% setelah berinvestasi sejak 2010.

Kisah pendiri Wikileaks ini menjadi salah satu cerita sukses orang yang menggunakan bitcoin di masa-masa awalnya. Apalagi dengan menggunakan uang kripto seperti bitcoin ini memungkinkan seorang donatur Wikileaks membayar tanpa diketahui nama dan dapat dipindahkan ke seluruh dunia dengan gampang.

Bicara soal keuntungan investasi, memang di tahun ini  tidak ada instrumen yang kehebohannya melebihi bitcoin. Menurut CoinDesk, bitcoin diperdagangkan di US$ 10.150 pada Kamis (30/11).

Bahkan, Rabu (29/11) harga bitcoin sempat menembus US$ 11.115,2,   yang merupakan harga tertingginya sepanjang sejarah. Padahal harga 1 bitcoin di awal 2017 baru sekitar US$ 977,69. Artinya, sejak awal tahun bitcoin sudah naik 1.000%.

Situs Coinmarketcap mencatat, lonjakan harga ini membuat nilai pasar bitcoin meningkat menjadi US$ 163 miliar per Kamis lalu (30/11). Sedang kapitalisasi pasar mata uang kripto mencapai US$ 304 miliar.  

Sempat anjlok

Manajer investasi ternama, Michael Novogratz pun meramalkan harga bitcoin bisa mencapai US$ 40.000 pada akhir 2018. “Bitcoin bisa mencapai US$ 40.000 pada akhir 2018. Dengan mudah itu bisa ditembus,” kata Novogratz kepada “Fast Money” seperti dilansir CNBC, Selasa (28/11). 

Namun tak sedikit pula yang berpandangan skeptis dan menilai  harga Bitcoin tak akan selamanya terus memuncak.

Memang benar, harga bitcoin sempat anjlok pada bulan September lalu. Sebuah perusahaan penyedia platform jual beli bitcoin terbesar di China, BTCC  mengumumkan diri bakal menutup semua transaksi bitcoin.


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih, Lamgiat Siringoringo
Editor: Mesti Sinaga

CRYPTOCURRENCIES

Tag
Komentar
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 0.6632

Close [X]
×