| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.502
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS601.968 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%
FOKUS /

Minimarket kian berderet (1): Mencuil dominasi raksasa ritel

Senin, 14 Mei 2018 / 15:22 WIB

Minimarket kian berderet (1): Mencuil dominasi raksasa ritel
ILUSTRASI. Persaingan minimarket
Berita Terkait

Menjadi Juragan Sembari Menebar Amal Kebaikan

Jika Anda perokok, tentu pernah membeli rokok di minimarket bukan? Namun jangan sampai Anda mendatangi minimarket 212 Mart untuk membeli rokok.

Sebab, minimarket syariah ini tidak menyediakan rokok sebagaimana lazimnya di minimarket lain, yang biasanya memajang rapi rokok aneka merek di etalase belakang meja kasir.

Selain rokok, Anda yang ingin membeli alat kontrasepsi seperti kondom jangan harap menemukannya di 212 Mart. Minimarket ini juga tak menjualnya. Tak hanya itu, minimarket 212 Mart juga tak menjual produk yang tidak memiliki label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal yang sama juga dilakukan PT Hydro Perdana Retailindo, yang menaungi jaringan minimarket Sodaqo Mart. Selain tak menjual produk rokok dan alat kontrasepsi, jaringan minimarket yang mengklaim syariah ini juga tak menjual minuman beralkohol serta produk yang tidak memiliki label halal.

“Untuk produk lainnya sama dengan minimarket lain,” kata Yuri A Tamin, Direktur Pengembangan Bisnis PT Hydro Perdana Retailindo.

Sejak beroperasi tahun 2016 lalu, kini PT Hydro Perdana Retalindo telah mengoperasikan sebanyak 11 -12 flagship minimarket dengan jumlah 120 gerai di Jabodetabek.

Dalam menjalankan bisnis ini, manajemen PT Hydro Perdana Retalindo mengambil konsep bagi hasil dengan investornya, yang terdiri dari sekelompok orang atau koperasi. “Bagi hasilnya 20:80 atau 25:75 dari net atau gross profit. Tergantung kesepakatan,” kata Yuri kepada KONTAN.

Persentase pembagian hasil dilakukan setelah menghitung semua pengeluaran, termasuk kegiatan sosial. Khusus untuk Sodaqo Mart, pihaknya telah menentukan besaran persentase keuntungan yang disisihkan kegiatan sosial, seperti sedekah untuk kaum dhuafa, yang besarannya antara 10%-30% dari profit yang didapat.

Ada juga minimarket yang dikelola Yuri yang menggunakan seluruh keuntungan untuk masjid. Seperti minimarket Ash Shaff Mart di Bintaro. Pemilik minimarket tersebut mendonasikan labanya untuk memenuhi kebutuhan mesjid Ash Shaff.

Untuk menjalankan bisnis minimarket syariah ini, Yuri menyarankan calon pemilik minimarket mencari lokasi yang berdekatan dengan tempat tinggal pemilik. Tujuannya, untuk mendekatkan minimarket ke konsumen yang juga pemiliknya. “Konsep dasarnya itu sama seperti koperasi,” tambah Yuri.

Tak sekadar memberikan peluang bisnis untuk pemilik, hadirnya minimarket syariah juga membuka ladang bisnis baru bagi konsultan dan pemasok peralatan kebutuhan minimarket.

Adri Syahrizal, Chief Executive Officer (CEO) PT Ritelteam Sejahtera Indonesia, menjelaskan, sejak berkembangnya minimarket syariah dan minimarket mandiri lainnya, jumlah klien yang membutuhkan jasa dan produk peralatan minimarket bertambah saban bulan. “Klien kami naik sampai 20% dua tahun ini ,” kata Adri.

Dalam sebulan, Adri melayani pesanan produk perlengkapan minimarket untuk 40 gerai. Jika sedang beruntung, ia bisa mendapatkan pesanan peralatan minimarket untuk 60 gerai sebulan.

Saat ini pesanan terbanyak datang dari pulau Jawa dan Sumatra. “Sekarang Sumatra menjadi favorit, karena ada banyak yang mau membuka minimarket mandiri di sana,” jelas Adri.

Minimarket mandiri ini berbeda dengan minimarket jaringan besar yang biasanya memiliki unit usaha khusus untuk memasok dan menangani jasa, produk dan peralatan minimarket di gerai mereka.    

Berikutnya:  Minimarket kian berderet (2): Para Raksasa yang Ikut Tergoda

Artikel ini sebelumnya sudah dimuat di Laporan Utama Tabloid KONTAN edisi  23 April - 29 April 2018. Artikel berikut data dan infografis selengkapnya silakan klik link berikut: "Mencuil Dominasi Raksasa Ritel"


Reporter: Adinda Ade Mustami, Asnil Bambani Amri
Editor: Mesti Sinaga

RITEL

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.0386 || diagnostic_web = 0.2069

Close [X]
×