: WIB    —   
indikator  I  

Jurus OJK agar bank tak kebobolan lagi

Jurus OJK agar bank tak kebobolan lagi

Regulator berbenah

Selain menjatuhkan sanksi kepada bank yang kebobolan, OJK sebagai regulator ikut berbenah. Wasit industri keuangan ini berupaya mengoptimalkan pengawasan sektor keuangan. Selasa (21/3), OJK mengumpulkan seluruh pengawas sektor keuangan baik dari pengawas perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank. 

Regulator industri keuangan ini ingin menyamakan cara pandang serta mengoptimalkan pengawasan sektor keuangan. "Semua pengawas dikumpulkan agar ada kesamaan persepsi," kata Hendrikus Ivo, Deputi Komisioner Manajemen Strategis IC OJK, Selasa (21/3).

Di bawah koordinasi Departemen Penyidikan Sektor Jasa (DPJK) OJK, semua pengawas kembali ditatar. Tujuannya agar setiap dugaan fraud (penipuan) yang diperiksa di departemen teknis OJK dapat diselidiki akurat dan segera dilimpahkan ke DPJK.

Pasalnya, kata Ivo, kasus-kasus yang muncul belakangan ini, DPJK belum mendapat laporan dari departemen teknis. Alhasil, DJPK  tak bisa langsung melakukan penyidikan cepat.

Tak hanya OJK, Bank Indonesia juga mengambil sikap demi menekan aksi kejahatan perbankan. Bank sentral akan memperketat transaksi giro mulai 1 April 2017. Ada beberapa poin penting yang tercantum dalam PBI No. 18/41/PBI/2016 tentang Bilyet Giro. Pertama, masa berlaku bilyet giro dari semula maksimal 70 hari plus 6 bulan, per 1 April kelak hanya berlaku 70 hari.

Kedua, BI memangkas besaran kliring bilyet giro, yakni maksimal hanya Rp 500 juta dari saat ini tak terbatas. Ketiga, jumlah koreksi maksimal tiga kali pada seluruh kolom kecuali tanda tangan. Bila melewati batasan tersebut, maka secara otomatis nasabah akan dimasukan ke dalam daftar hitam nasional.

Kepala Departemen Penyelenggara Sistem Pembayaran BI Dyah Virgoana Gandhi Nana mengatakan, syarat formal penggunaan bilyet giro juga diperketat. Contoh, wajib terdapat tanggal penarikan, tanda tangan basah penarik, dan tanggal efektif. "Penyempurnaan aturan ini bertujuan meningkatkan keamanan penggunaan bilyet giro. Pasalnya banyak bilyet giro yang dipalsukan" ujarnya, Senin (20/3).

Langkah tegas memang wajib ditempuh regulator. Sebab, tanpa pengawasan dan perlindungan ketat, maraknya kasus pembobolan bank bisa memantik kekhawatiran nasabah.   


Reporter Dupla Kartini, Galvan Yudistira, Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang, Nina Dwiantika, Sinar Putri S.Utami, Yuwono Triatmodjo

PEMBOBOLAN BANK

Feedback   ↑ x
Close [X]