: WIB    --   
indikator  I  

Amunisi Indonesia di tengah ketidakpastian global

Amunisi Indonesia di tengah ketidakpastian global

JAKARTA. Banyak pihak cukup optimistis memandang perekonomian dunia di tahun 2017. Riset Bank Dunia yang dirilis Selasa (10/1) menunjukkan ekspektasi perbaikan ekonomi global. Ekonomi negara-negara maju bisa naik tipis menjadi 1,8% di 2017. Stimulus fiskal yang bergulir di negara-negara dengan kekuatan ekonomi besar seperti AS diprediksi bisa menciptakan percepatan pertumbuhan domestik dan global. 

Ekonomi negara-negara berkembang secara umum diperkirakan bisa tumbuh menjadi 4,2% di tahun ini dari 3,4% di 2016 di tengah sentimen kenaikan harga-harga komoditas dunia. Namun, prospek pertumbuhan ekonomi ini diselimuti pula oleh ketidakpastian kebijakan ekonomi di negara-negara maju seperti AS. Ketidakpastian kebijakan ekonomi global yang berlarut-larut bisa menyebabkan tersendatnya aktivitas investasi di berbagai negara. 

Perlambatan investasi ini telah terlihat beberapa tahun terakhir di negara-negara berkembang, yang berkontribusi sekitar sepertiga PDB dunia. Pertumbuhan investasi turun 3,4% di 2015 dari 10% secara rata-rata di 2010. Dan kemungkinan penurunan pertumbuhan investasi di 2016 kembali terpangkas sebanyak 0,5%.   

Kondisi tersebut menunjukkan efek dari krisis yang cukup berat di tahun-tahun belakangan. Ini juga merefleksikan banyaknya tantangan yang dihadapi negara berkembang seperti melemahnya harga komoditas, investasi asing yang melambat, dan lebih luas lagi beban utang swasta yang meningkat serta risiko politik. 

Di antara negara-negara maju, ekonomi AS diperkirakan tumbuh 2,2% di tengah ekspektasi perbaikan iklim investasi dan manufaktur yang melambat di 2016. Stimulus fiskal dan inisiatif kebijakan yang ditempuh AS diharapkan bisa berefek positif pada ekonomi global. 

"Karena peran AS di perekonomian dunia itu besar, perubahan arah kebijakan mungkin akan berefek ke ekonomi global. Kebijakan fiskal AS yang ekspansif bisa mengerek pertumbuhan di dalam negeri AS dan juga global dalam jangka dekat. Namun, perubahan kebijakan di bidang perdagangan dan kebijakan lainnya bisa menjadi sandungan," ujar World Bank Development Economics Prospects Director Ayhan Kose dalam riset. 


Reporter Adinda Ade Mustami, Rizki Caturini
Editor Rizki Caturini

PERTUMBUHAN EKONOMI

Feedback   ↑ x
Close [X]